Ketika Mentari Berseri di Sydney : Rubrik Portofolio National Geographic Traveler Indonesia November 2016

12/01/2016 02:25:00 AM Yunaidi Joepoet 7 Comments

Ratusan camar berbaris tak teratur di Pantai Bondi, Sydney, kala mentari mulai menghangatkan pesisir kota. Sedari malam, pesisir ini bersalut dinginnya akhir Juni. Pagi itu kerumunan camar mengalahkan jumlah pengunjung yang sekadar berjalan, berlari, atau menceburkan diri ke Laut Tasman.

Sydney, Sydney Opera House, Sydney Harbour Bridge, Vivid Sydney, Opera House Sydney, Sydney Opera House Images, Landmark of Australia, New South Wales, Australia, Sydney Images, Sydney Photos, Blue Mountains, Bondi Beach, Seagull, State Library of New South Wales, Carriageworks Farmer Market, Bondi Iceberg Baths, Athol Cape, Camphbell Parade, Vivid Sydney, Australia Stock Photos, Australia Photographs

Namun situasi ini tak akan berlangsung lama, jumlah warga yang bertandang ke Bondi semakin semarak mengikuti matahari yang kian meninggi. Kerumunan warga dengan segala macam aktivitasnya lambat laun mengusik dan mengusir camar camar yang masih merindu matahari.

Musim dingin menyelimuti Sydney dari Juni hingga Agustus. Bagi warga yang bermukim di pusat kota, musim dingin tanpa kehadiran salju adalah banal. Jikapun turun salju, itu pun hanya akan menutupi Blue Mountains, kawasan di Barat Laut Kota Sydney, yang sangat memukau karena panorama alam dan kanguru liarnya. Selebihnya, musim dingin di kota ini hanya menyisakan udara beku nan menusuk tulang dan pohon-pohon yang masih berdiri tegar meski tanpa daun.

Selain itu, lamanya matahari menyinari kota ini juga terbilang singkat, sekitar sepuluh jam saja setiap harinya. Warga berkerumun di Carriageworks Farmers di Eveleigh setiap akhir pekan. Mereka mendorong keranjang bayi, beberapa lainnya menggiring anjing kesayangan mereka, sementara musisi jalanan memetik gitar diiringi suara merdu yang membangkitkan suasana ceria. Tampak juga para pejalan yang sibuk memenuhi kesenangan diri lewat berswafoto dengan latar Jembatan Sydney Harbour dan Gedung Opera Sydney. Di beberapa sudut kota, kekasih yang sedang kasmaran menangkal dingin lewat kehangatan senda-gurau dalam balutan renjana.

Inilah Sydney, tempat tatkala musim dingin tiada menghadirkan suasana kelabu, yang ada hanya langit biru. Sama halnya dengan warga kota, mereka tetap bercengkerama dengan hangat dan ceria tanpa terhenti oleh suatu kodrat alam yang bernama musim dingin.[]

Sydney, Sydney Opera House, Sydney Harbour Bridge, Vivid Sydney, Opera House Sydney, Sydney Opera House Images, Landmark of Australia, New South Wales, Australia, Sydney Images, Sydney Photos, Blue Mountains, Bondi Beach, Seagull, State Library of New South Wales, Carriageworks Farmer Market, Bondi Iceberg Baths, Athol Cape, Camphbell Parade, Vivid Sydney, Australia Stock Photos, Australia Photographs

Sydney, Sydney Opera House, Sydney Harbour Bridge, Vivid Sydney, Opera House Sydney, Sydney Opera House Images, Landmark of Australia, New South Wales, Australia, Sydney Images, Sydney Photos, Blue Mountains, Bondi Beach, Seagull, State Library of New South Wales, Carriageworks Farmer Market, Bondi Iceberg Baths, Athol Cape, Camphbell Parade, Vivid Sydney, Australia Stock Photos, Australia Photographs

Sydney, Sydney Opera House, Sydney Harbour Bridge, Vivid Sydney, Opera House Sydney, Sydney Opera House Images, Landmark of Australia, New South Wales, Australia, Sydney Images, Sydney Photos, Blue Mountains, Bondi Beach, Seagull, State Library of New South Wales, Carriageworks Farmer Market, Bondi Iceberg Baths, Athol Cape, Camphbell Parade, Vivid Sydney, Australia Stock Photos, Australia Photographs

Sydney, Sydney Opera House, Sydney Harbour Bridge, Vivid Sydney, Opera House Sydney, Sydney Opera House Images, Landmark of Australia, New South Wales, Australia, Sydney Images, Sydney Photos, Blue Mountains, Bondi Beach, Seagull, State Library of New South Wales, Carriageworks Farmer Market, Bondi Iceberg Baths, Athol Cape, Camphbell Parade, Vivid Sydney, Australia Stock Photos, Australia Photographs

Foto-foto saya saat di Sydney diterbitkan di majalah National Geographic Traveler Indonesia edisi November 2016. Tata letak di atas sesuai dengan yang ada di majalah National Geographic Traveler Indonesia dala rubrik Portofolio. Semoga bisa dinikmati. 

7 komentar:

  1. keren banget kaq fotonya,,,pantes di masukin mjalah,,
    mantapp....lain kali saya yg ke sydney kaq ya,,
    salam kenal,,

    BalasHapus
  2. seperti biasa, foto2 Mas Yudi selalu josss..
    btw itu camarnya dideketin ga terbang ya?

    BalasHapus
  3. Kira-kira estimasi biaya untuk ke Sydney berapa ya ?

    BalasHapus
  4. Wah, akhirnya posting tulisan lagi. Ini yang ditunggu-tunggu. Hehe..
    Keren, Bang Yunaidi! :)

    BalasHapus
  5. keren. Cerita yang menarik.

    BalasHapus
  6. keren keren fotonya menggambarkan semua keindahan sidney.

    BalasHapus
  7. bagus bgt mbak jepretanya..

    BalasHapus