Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta, Kebanggaan Indonesia untuk Warga Ibukota

1/17/2016 09:46:00 PM Yunaidi Joepoet 29 Comments

Meskipun sudah dicanangkan sejak tahun 1985, pengerjaan Proyek Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta belum juga terlaksana. Hingga akhirnya pada tahun 2005, Pemerintah menegaskan bahwa proyek MRT Jakarta tersebut merupakan proyek nasional. Pemerintah pusat dan daerah bekerja sama untuk mewujudkan transportasi yang memudahkan mobilisasi warga Ibukota. Pada akhir tahun 2013, pengerjaan konstruksi dimulai. Untuk kesekian kalinya saya begitu optimis dengan kebaikan-kebaikan pembangunan yang akan terwujud di Ibukota Jakarta. Saya berkesempatan untuk melihat ke bawah tanah bagaimana Bor Antareja yang diresmikan penggunaannya  oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo pada 21 September 2015, mesin bor Antareja terus mengeruk bumi untuk membuat terowongan bawah tanah Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta. Direncanakan MRT Jakarta ini akan membentang sepanjang 110,8 kilometer yang dibagi menjadi dua koridor, yakni Koridor Selatan - Utara (Lebak Bulus - Kampung Bandan) sepanjang 23,8 kilometer dan Koridor Timur - Barat sepanjang 87 kilometer.

Mass Rapid Transit Jakarta, MRT Jakarta, Kereta MRT Jakarta, Mass Rapid Transportation, Terowongan MRT, Kereta MRT, Stasiun MRT Senayan, MRT Jakarta Lebak Bulus Bundaran Hotel Indonesia, Transportasi Jakarta, Bor Antareja I, Antareja, Joko Widodo, Kereta Bawah Tanah Indonesia, Proyek Kereta Bawah Tanah, Terowongan, Patung Pemuda, Teknisi, Pekerja MRT, Proyek MRT, Jepang, Jakarta, Indonesia, Foto MRT, Indonesia, MRT Japan Indonesia, Jakarta Stock Photo, Jokowi Program, Indonesia 2019
Pekerja mengoperasikan lori yang mengangkut material tanah hasil pengeboran terowongan Mass Rapid Transit (MRT) di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis (10/12/2015). Jalur yang ada di terowongan ini hanya sementara sebagai jalur lori.Nantinya akan dipasang jalur untuk MRT. (Yunaidi Joepoet)







"Tangis kami sebagai pekerja di MRT Jakarta ini akan pecah saat MRT Jakarta beroperasi untuk pertama kalinya. Ternyata Kita Bisa,"  ~ Akbar, Pekerja di MRT Jakarta
Patung bercorak legam seorang pria membawa obor itu lebih tinggi beberapa meter dari posisi semula. Pagar seng juga telah menutupi tempat patung ini berdiri. Dulunya, bundaran dengan kolam dan air mancur nan cantik, menjadi tempat berdiri Patung Pemuda Membangun yang dibuat oleh Imam Supardi dan Munir Pamuncak. Namun memang harus ada yang dikorbankan. 

Saya tergopoh-gopoh menyeberang Jalan Sisingamangaraja yang bertemu Jalan Sudirman pagi itu. Lalu-lalang kendaraan baru reda saat lampu merah dari arah Blok M. Saya belum telat atas janji yang dimajukan sejam lebih awal. Dari pagar yang terbuka, saya menerobos masuk ke dalam kawasan proyek MRT Jakarta. Rupanya jalan tersebut terlarang untuk dimasuki, kecuali untuk truk pengangkut bahan materian pengerjaan MRT. 

Saya masuk melalui pintu dari arah Jalan Jenderal Sudirman di Kamis pagi kala itu. Ya, memang MRT Jakarta hanya membuka pintu ke terowongan bawah tanah untuk pengunjung hanya pada hari kamis. Bangunan yang difungsingkan sebagai kantor lapangan berdiri di sebelah kiri. Di dinding bangunan, tertempel semua informasi terkait proyek MRT Jakarta, termasuk pula tentang keselamatan dalam bekerja. Pagi itu bersama kawan-kawan, kami dipandu oleh staf MRT Jakarta kami mendapat brief singkat.


Mass Rapid Transit Jakarta, MRT Jakarta, Kereta MRT Jakarta, Mass Rapid Transportation, Terowongan MRT, Kereta MRT, Stasiun MRT Senayan, MRT Jakarta Lebak Bulus Bundaran Hotel Indonesia, Transportasi Jakarta, Bor Antareja I, Antareja, Joko Widodo, Kereta Bawah Tanah Indonesia, Proyek Kereta Bawah Tanah, Terowongan, Patung Pemuda, Teknisi, Pekerja MRT, Proyek MRT, Jepang, Jakarta, Indonesia, Foto MRT, Indonesia, MRT Japan Indonesia, Jakarta Stock Photo, Jokowi Program, Indonesia 2019
Pekerja memasang lem pada perekat untuk segment tunnel (ruas terowongan) saat pengerjaan konstruksi terowongan Mass Rapid Transit (MRT) di kawasan Patung Pemuda Senayan. (Yunaidi Joepoet)
Saya mengunjungi terowongan bawah tanah ini beberapa bulan seteleh pengerjaannya diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Bor Antareja I kala itu sah untuk beroperasi mengebor terowongan bawah tanah yang akan di jadikan jalur MRT Jakarta setelah diresmikan. Tuntas sudah impian 30 tahun lalu untuk memiliki MRT di Jakarta.
Sebenarnya tak seluruh jalur MRT koridor Lebak Bulus - Bundaran Hotel Indonesia ini menggunakan terowongan bawah tanah. Karena di beberapa tempat, tak dimungkinkan untuk membangun terowongan. Untuk membangun terowongan bawah tanah tentu membutuhkan area kerja yang cukup luas. Hal ini tentu tak memungkinkan jika jalur MRT Jakarta melalui daerah dengan jalur jalanan yang sempit dan kerap macet. Atas pertimbangan tersebut, pihak MRT Jakarta membangun jalur layang atau elevated dari Sisingamangaraja hingga Lebak Bulus. 

Di pintu masuk menuju terowongan bawah tanah, beberapa kertas terkait pengerjaan proyek tertempel. Data terkait pekerjaan proyek, jumlah pekerja yang sedang berada di dalam hingga hal-hal penting lainnya tertempel di papan. Kami tak bergegas masuk, "Ayo Mas kita ke bagian segment tunnel dulu," ujar Akbar mengajak kami menyeberang jalan. 

Tumpukan segment tunnel tersusun rapi. Beton yang diproduksi di Karawang ini menunggu untuk dipasang di dalam terowongan. Beberapa pekerja dengan pelindung diri yang lengkap sibuk memberi melumuri karet perekat segment tunnel. Kami tak berlama-lama disini, lalu kembali lagi ke pintu masuk terowongan bawah tanah. 
Mass Rapid Transit Jakarta, MRT Jakarta, Kereta MRT Jakarta, Mass Rapid Transportation, Terowongan MRT, Kereta MRT, Stasiun MRT Senayan, MRT Jakarta Lebak Bulus Bundaran Hotel Indonesia, Transportasi Jakarta, Bor Antareja I, Antareja, Joko Widodo, Kereta Bawah Tanah Indonesia, Proyek Kereta Bawah Tanah, Terowongan, Patung Pemuda, Teknisi, Pekerja MRT, Proyek MRT, Jepang, Jakarta, Indonesia, Foto MRT, Indonesia, MRT Japan Indonesia, Jakarta Stock Photo, Jokowi Program, Indonesia 2019
Pekerja menaiki anak tangga di terowongan Mass Rapid Transit (MRT) di Kawasan Senayan, Jakarta. (Yunaidi Joepoet)

Mass Rapid Transit Jakarta, MRT Jakarta, Kereta MRT Jakarta, Mass Rapid Transportation, Terowongan MRT, Kereta MRT, Stasiun MRT Senayan, MRT Jakarta Lebak Bulus Bundaran Hotel Indonesia, Transportasi Jakarta, Bor Antareja I, Antareja, Joko Widodo, Kereta Bawah Tanah Indonesia, Proyek Kereta Bawah Tanah, Terowongan, Patung Pemuda, Teknisi, Pekerja MRT, Proyek MRT, Jepang, Jakarta, Indonesia, Foto MRT, Indonesia, MRT Japan Indonesia, Jakarta Stock Photo, Jokowi Program, Indonesia 2019
Seorang pekerja memantau lori yang mengangkut segment tunnel (ruas terowongan) Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta. (Yunaidi Joepoet)
Saya menuruni anak tangga besi yang dibuat kokoh menuju terowongan bawah tanah. Sebuah lubang bulat yang diameternya sungguh sangat besar membuat saya terharu, bahagia dan berdecak kagum atas apa yang bisa dihadirkan oleh pekerja-pekerja MRT yang berdedikasi hingga saat ini. 

Tak tampak aktivitas pekerja di tempat saya beridiri. Ternyata terowongan ini sudah selesai pengeboran dan pemasangan segment tunnelnya. Bahkan progressnya sudah jauh dari tempat saya berdiri. Untuk masuk lebih jauh menuju tempat dimana Bor Antareja II melakukan pengeboran, kami dibagi menjadi dua kelompok. Karena tak mungkin untuk masuk melebihi empat orang di waktu yang bersamaan. 

Jalur untuk lori pembawa segment tunnel dan lori dibuat di tengah terowongan. Sementara jalur pekerja dibuat disisi kanan arah masuk terowongan menuju Bor Antareja II bekerja. Sebuah pipa kuning berdiamter besar menggantung di tengah terowongan. "Ini jalur oksigen yang akan menyuplai oksigen ke pekerja." ujar Akbar. "Tanpa menyalurkan oksigen, sangat berbahaya bekerja di bawah tanah." tambahnya. 

Hawa panas sudah terasa saat saya pertama kali menginjakkan kaki di dalam terowongan ini. Saya baru paham kenapa tidak boleh terlalu banyak pekerja dan pengunjung di waktu yang bersamaan. 

Saya berhati-hati melewati jalan untuk para pekerja yang dibangun di tepi terowongan menuju tempat Bor Antareja II bekerja. Cukup jauh jarak yang kami tempuh dari tempat turun tangga menuju tempat pengeboran. 

Mass Rapid Transit Jakarta, MRT Jakarta, Kereta MRT Jakarta, Mass Rapid Transportation, Terowongan MRT, Kereta MRT, Stasiun MRT Senayan, MRT Jakarta Lebak Bulus Bundaran Hotel Indonesia, Transportasi Jakarta, Bor Antareja I, Antareja, Joko Widodo, Kereta Bawah Tanah Indonesia, Proyek Kereta Bawah Tanah, Terowongan, Patung Pemuda, Teknisi, Pekerja MRT, Proyek MRT, Jepang, Jakarta, Indonesia, Foto MRT, Indonesia, MRT Japan Indonesia, Jakarta Stock Photo, Jokowi Program, Indonesia 2019
Pekerja memeriksa dinding terowongan Mass Rapid Transit (MRT) di kawasan Senayan, Jakarta. (Yunaidi Joepoet)
Mass Rapid Transit Jakarta, MRT Jakarta, Kereta MRT Jakarta, Mass Rapid Transportation, Terowongan MRT, Kereta MRT, Stasiun MRT Senayan, MRT Jakarta Lebak Bulus Bundaran Hotel Indonesia, Transportasi Jakarta, Bor Antareja I, Antareja, Joko Widodo, Kereta Bawah Tanah Indonesia, Proyek Kereta Bawah Tanah, Terowongan, Patung Pemuda, Teknisi, Pekerja MRT, Proyek MRT, Jepang, Jakarta, Indonesia, Foto MRT, Indonesia, MRT Japan Indonesia, Jakarta Stock Photo, Jokowi Program, Indonesia 2019
Dua pekerja melakukan kontrol penuh untuk bor Antareja II yang sedang bekerja untuk membuat terowongan Mass Rapid Transit (MRT) di kawasan Senayan, Jakarta. (Yunaidi Joepoet)
Dua teknisi, dari Indonesia dan dari Jepang terlihat serius dari dalam ruang kendali pengeboran Bor Antareja II. Nantinya bor ini akan mengebor tanah sepanjang 1,2 meter lalu berhenti untuk kemudian dimasukkan beton segment tunnel ke lubang hasil pengeboran. Dibutuhkan 6 beton segment tunnel untuk satu lingkaran penuh terowongan. Selama proses ini, para pekerja aman dan terhindar dari tumpahan material karena terlindung oleh bagian luar mesin bor terowongan. Proses ini akan terus berulang untuk pengeboran terowongan bawah tanah untuk jalur MRT Jakarta. 
Material hasil pengeboran bukanlah tanah hitam, tapi hampir mirip lumpur, seperti adukan semen lebih tepatnya. Lumpur hasil pengeboran ini dibawa menggunakan lori yang jalurnya memanfaatkan landasan terowongan. 
Mass Rapid Transit Jakarta, MRT Jakarta, Kereta MRT Jakarta, Mass Rapid Transportation, Terowongan MRT, Kereta MRT, Stasiun MRT Senayan, MRT Jakarta Lebak Bulus Bundaran Hotel Indonesia, Transportasi Jakarta, Bor Antareja I, Antareja, Joko Widodo, Kereta Bawah Tanah Indonesia, Proyek Kereta Bawah Tanah, Terowongan, Patung Pemuda, Teknisi, Pekerja MRT, Proyek MRT, Jepang, Jakarta, Indonesia, Foto MRT, Indonesia, MRT Japan Indonesia, Jakarta Stock Photo, Jokowi Program, Indonesia 2019
Bor Antareja II yang sedang bekerja untuk membuat terowongan Mass Rapid Transit (MRT) di kawasan Senayan, Jakarta. (Yunaidi Joepoet)
Saya menyudahi kunjungan di terowongan bawah tanah lalu beranjak ke Stasiun Senayan. Banyak yang beranggapan bahwa pengerjaan MRT Jakarta tak berjalan mulus, tak ada aktivitas pekerja, dan masih banyak lagi. Saya mungkin bisa menyangkal perkataan tersebut, jika dilihat dari atas memang tak tampak pengerjaan MRT Jakarta yang begitu berarti, namun pergilah ke terowonan bawah tanah. Ratusan orang bahu-membahu mengebut penyelesaian jalur transportasi yang sangat membantu warga ibukota nantinya. 

Kami membelokkan kendaaraan ke dalam area pengerjaan Stasiun Senayan yang ada di seberang Ratu Plaza atau sebelum FX Sudirman. Saya menuruni anak tangga masuk menuju Stasiun Senayan. Jaring pelindung dipasang mengelilingi anak tangga. 
Mass Rapid Transit Jakarta, MRT Jakarta, Kereta MRT Jakarta, Mass Rapid Transportation, Terowongan MRT, Kereta MRT, Stasiun MRT Senayan, MRT Jakarta Lebak Bulus Bundaran Hotel Indonesia, Transportasi Jakarta, Bor Antareja I, Antareja, Joko Widodo, Kereta Bawah Tanah Indonesia, Proyek Kereta Bawah Tanah, Terowongan, Patung Pemuda, Teknisi, Pekerja MRT, Proyek MRT, Jepang, Jakarta, Indonesia, Foto MRT, Indonesia, MRT Japan Indonesia, Jakarta Stock Photo, Jokowi Program, Indonesia 2019
Sisi belakang dari terowongan yang sedang di bor menggunakan mesin bor Antareja II. Pada 23 Desember 2015, bor Antareja II sudah berhasil menembus terowongan hingga ke Stasiun Senayan. (Yunaidi Joepoet)
Mass Rapid Transit Jakarta, MRT Jakarta, Kereta MRT Jakarta, Mass Rapid Transportation, Terowongan MRT, Kereta MRT, Stasiun MRT Senayan, MRT Jakarta Lebak Bulus Bundaran Hotel Indonesia, Transportasi Jakarta, Bor Antareja I, Antareja, Joko Widodo, Kereta Bawah Tanah Indonesia, Proyek Kereta Bawah Tanah, Terowongan, Patung Pemuda, Teknisi, Pekerja MRT, Proyek MRT, Jepang, Jakarta, Indonesia, Foto MRT, Indonesia, MRT Japan Indonesia, Jakarta Stock Photo, Jokowi Program, Indonesia 2019
Aktivitas para pekerja di terowongan Mass Rapid Transit (MRT) di kawasan Senayan, Jakarta. (Yunaidi Joepoet)
Stasiun Senayan nantinya akan terdiri dari dua tingkat. Lantai dasar akan dijadikan area tunggu penumpang yang akan menaiki MRT Jakarta. Sedangkan lantai dua akan menjadi area publik, seperti cafe dan fasilitas pendukung lainnya. Sedangkan di permukaan merupakan pintu masuk menuju stasiun. 

Direncanakan MRT Jakarta ini akan membentang sepanjang 110,8 kilometer yang dibagi menjadi dua koridor, yakni Koridor Selatan - Utara (Lebak Bulus - Kampung Bandan) sepanjang 23,8 kilometer dan Koridor Timur - Barat sepanjang 87 kilometer.

Saat ini pembangunan Tahap I dari MRT Jakarta dengan rute dari Lebak Bulus hingga Bundara HI sepanjang 15,7 kilometer terus dikebut. Penyelesaian proyek MRT Jakarta Tahap I sudah mencapai 50 persen untuk terowongan bawah tanah, dan 22 persen untuk jalur layang. Dan Bor Antareja II sudah menembus Stasiun Senayan pada 23 Desember 2015.

Mass Rapid Transit Jakarta, MRT Jakarta, Kereta MRT Jakarta, Mass Rapid Transportation, Terowongan MRT, Kereta MRT, Stasiun MRT Senayan, MRT Jakarta Lebak Bulus Bundaran Hotel Indonesia, Transportasi Jakarta, Bor Antareja I, Antareja, Joko Widodo, Kereta Bawah Tanah Indonesia, Proyek Kereta Bawah Tanah, Terowongan, Patung Pemuda, Teknisi, Pekerja MRT, Proyek MRT, Jepang, Jakarta, Indonesia, Foto MRT, Indonesia, MRT Japan Indonesia, Jakarta Stock Photo, Jokowi Program, Indonesia 2019
Pengerjaan konstruksi yang nantinya akan dijadikan sebagai Stasiun Senayan. Hingga saat ini pengerjaan proyek MRT Jakarta sudah mencapai 50 persen untuk terowongan bawah tanah, dan 22 persen untuk jalur layang. Ditargetkan MRT ini bisa beroperasi untuk melayani warga Jakarta pada tahun 2019. (Yunaidi Joepoet)

Mass Rapid Transit Jakarta, MRT Jakarta, Kereta MRT Jakarta, Mass Rapid Transportation, Terowongan MRT, Kereta MRT, Stasiun MRT Senayan, MRT Jakarta Lebak Bulus Bundaran Hotel Indonesia, Transportasi Jakarta, Bor Antareja I, Antareja, Joko Widodo, Kereta Bawah Tanah Indonesia, Proyek Kereta Bawah Tanah, Terowongan, Patung Pemuda, Teknisi, Pekerja MRT, Proyek MRT, Jepang, Jakarta, Indonesia, Foto MRT, Indonesia, MRT Japan Indonesia, Jakarta Stock Photo, Jokowi Program, Indonesia 2019
Material hasil pengeboran yang dilakukan oleh mesin bor Antareja II di kawasan Senayan, Jakarta. (Yunaidi Joepoet)
Mass Rapid Transit Jakarta, MRT Jakarta, Kereta MRT Jakarta, Mass Rapid Transportation, Terowongan MRT, Kereta MRT, Stasiun MRT Senayan, MRT Jakarta Lebak Bulus Bundaran Hotel Indonesia, Transportasi Jakarta, Bor Antareja I, Antareja, Joko Widodo, Kereta Bawah Tanah Indonesia, Proyek Kereta Bawah Tanah, Terowongan, Patung Pemuda, Teknisi, Pekerja MRT, Proyek MRT, Jepang, Jakarta, Indonesia, Foto MRT, Indonesia, MRT Japan Indonesia, Jakarta Stock Photo, Jokowi Program, Indonesia 2019
Hingga saat ini pengerjaan proyek MRT Jakarta sudah mencapai 50 persen untuk terowongan bawah tanah, dan 22 persen untuk jalur layang. Ditargetkan MRT ini bisa beroperasi untuk melayani warga Jakarta pada tahun 2019. (Yunaidi Joepoet)

29 komentar:

  1. Keren banget foto yanga paling atas Mas, itu bisa dapat akses masuk kebawah gimana Mas? mau juga ih liat kesitu :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih banyak Mas Petrus Andre. Kebetulan sedang liputan untuk kantor tempat saya bekerja.

      Untuk bisa masuk, pihak MRT membuka kunjungan publik juga. Tapi umumnya, pihak MRT Jakarta hanya menerima kunjungan mahasiswa dari Fakultas yang studinya berkaitan dengan pembangunan proyek MRT Jakarta. Misalnya Teknik Sipil dll.

      Informasi lebih lanjut bisa dilihat di jakartamrt.com

      Terima kasih Mas

      Hapus
  2. Wow!! nggak pernah baca informasi selega ini bang. foto keren dan infonya sangat amat membantu menepis kabar burung negatif diluaran.

    jadi apa yang sebenarnya membuat pembangunan ini terhambat selama lebih 20 tahun bang?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Mas Yudi Randa sudah berkunjung. Semoga tulisan dan fotonya berguna untuk menambah informasi sahabat-sahabat.

      Banyak faktor tentunya, Mas. Tak hanya dari pemerintah tentu juga investor yang akan mendanai, tetapi yang terpenting adalah keberanian untuk memulai. Semoga semakin banyak hal-hal yang dibuat untuk dipergunakan oleh masyarakat umum. Saya sangat menunggu pengoperasian MRT Jakarta ini, pun begitu dengan jutaan penduduk Jakarta lainnya.

      Hapus
  3. Wah luar biasa sekali ya Mas, walaupun saya bukan warga Jakarta, saya ikut senang dan excited melihat perkembangan pembangunan JMRT. Semoga setelah selesai saya bisa icip-icip naik JMRT yang sudah ditunggu-tunggu sejak lama..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Mbak Puji Wijaya. Amin hehe saya juga berdoa semoga kelar cepat biar bisa icip-icip MRT Jakarta :)

      Hapus
  4. Keren mas, menginspirasi tulisannya, kalau ada waktu kunjungi blog saya mas di mhdanugrah.wordpress.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Mas Sanato Igawa. Siap langsung berkunjung hehe

      Hapus
  5. keren mas, asli speechless saya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. MRT Jakartanya memang menarik Mas. Sukses selalu ya Mas

      Hapus
  6. kagak cocok kayaknya dah jakarta ada MRT

    BalasHapus
  7. Kern postingannya mas angga

    BalasHapus
  8. Terima kasih yaa sudah menulis ini.
    Salam Kenal ..

    BalasHapus
  9. Terimakasih mas informasinya lengkap banget. Jadi tahu tantang apa aja yang dikerjakan proyek MRT Jakarta. Ternyata ribet ya.

    BalasHapus
  10. Thanks mas
    Keren-keren fotonya, udah kaya fotografer profesional aja :)

    BalasHapus
  11. Hebat juga si mas ini, biasanya jarang yang bisa masuk dalam area proyek begituan.. :D

    BalasHapus
  12. maju terus negaraku, jaga dan kembangkan aset-aset negara katering

    BalasHapus
  13. Sepeti biasa, photo amazing dan informasinya luas. Nice joob, junet!!

    BalasHapus
  14. keren bnget ya mas... kpan nih jadinya yang dibangun di Indonesia...?

    BalasHapus
  15. Mantab sekali ini ulasannya, terima kasih juga untuk foto-fotonya, akhirnya bangga selama ini sudah bayar pajak :')

    BalasHapus
  16. Mas untuk bisa masuk ke mrt itu , harus ada surat ijin tertentu atau undagan tertentu dari pihak mrt ? Atau bisa langsung izin di tempat/lokasi ?
    Mohon bantuannya mas saya mahasiswa jurnalistik di salah satu perguruan tinggi di jakarta untuk tugas deadline , kali aja bisa buat bahan , watur suhun sebelumnya mas

    BalasHapus
  17. Untuk bisa masuk ke mrt tersebut apa ada undangan khusus visitor tertentu atau surat izin tertentu ? Atau bisa izin di tempat dengan jaminan ktp/ktm mas ? Mohon infonya mas saya mahasiswa jurnalis di salah satu institut di jakarta , lagi ada tugas deadline kali aja ini bisa buat bahan , terima kasih sebelumnya

    BalasHapus
  18. Semoga segera ada di Surabaya biar nggak kalah dengan Jakarta :D

    BalasHapus
  19. kereeen, semoga cepat selesai biar negara kita bisa mulai mengejar ketertinggalan dari Singapore dan Malaysia yang sudah jauh lebih maju.. aamiiin

    BalasHapus
  20. Keren banget foto backgroun nya mas, itu bisa dapat akses masuk kebawah gimana Mas? mau juga ih liat kesitu :(

    BalasHapus
  21. waahh infonya sangat menarik dan semoga pebangunan bisa segera selesai

    BalasHapus
  22. waah..baru tau info ini mas...saya kira awalnya memang hanya diatas saja pembangunannya, terimakasih mas atas infonya. Ternyata di bawah tanah lebih masif dari yg atas :)

    BalasHapus
  23. kereen mas...infonya lengkap dengan gambar yg menarik..
    selama ini taunya pembangunan yang diatas..ternyata di bawah lebih ramai.

    BalasHapus
  24. Ini bisa dipastikan bebas banjir iy pak.. Ngeri jga klo ada yg bocor pas banjir atasnya

    BalasHapus