Street Art di George Town, Penang

2/12/2015 11:21:00 PM Yunaidi Joepoet 0 Comments

Malam membungkam bangunan tua yang memenuhi George Town di Penang. Beberapa bangunan terlihat sangat terawat dan masih difungsikan sebagai pertokoan dan juga kantor. Ada pula yang masih ditempati sebagai hunian, pun anak muda yang kreatif menyulapnya menjadi penginapan dan restoran bergaya kekinian. Saya mengayun langkah melewati bangunan-bangunan yang mulai menua. Kawasan ini ditasbihkan sebagai salah satu situs warisan dunia oleh UNESCO. Malam itu masih terlalu pagi untuk menikmati kota ini dikeheningan.

Biker boy karya Ernest Zacharevic di Ah Quee Street, George Town Penang. Ini satu dari sekian banyak street art di kota yang sangat nyaman untuk dikunjungi. (Yunaidi Joepoet)

Saat menelisik lebih dekat saya menemui hal-hal menarik dari kota kecil yang sangat nyaman dinikmati dengan bersepeda. Penang memang sudah menjadi magnet baru bagi para backpacker yang mengunjungi Malaysia. Penginapan bertarif terjangkau, juga makanan pas dikantong dari berbagai negara di Asia Tenggara telah menjadi daya pikat negara ini. Penerbangan yang terhubung ke bandara di berbagai negara di Asia Tenggara juga menjadi  faktor yang memudahkan para wisatawan bertandang. Saya menumpang maskapai Air Asia dari Jakarta menuju Bandara Penang dengan waktu tempuh 2 jam 20 menit lalu dilanjutkan ke George Town yang berjarak tempuh sekitar 45 menit dari bandara dengan menggunakan transportasi umum. 

Dari semua pengalaman, yang paling berkesan bagi saya adalah street art di jalanan juga di tembok-tembok rumah yang dikonsep dengan matang. Street art diatas adalah satu dari sekian banyak street yang bisa ditemui di Penang. Hampir semua street art yang ada di George Town sangat ikonik. Pembuatnya adalah seniman berkebangsaan Lithuania yang sekarang menetap di Penang, Ernest Zacharevic. Seniman muda ini menyulap dinding rumah yang terabaikan menjadi sebuah karya seni yang menjual secara visual dan juga sebagai destinasi wisata. 

Proyek merubah dinding kota Ernest ini dimulai saat dia mengikuti George Town Art Festival tahun 2012, sebuah festival seni dan fotografi yang menjadi salah satu tujuan kedatangan saya ke kota ini. Festival ini juga sebagai pelecut kreatifitas anak muda lokal untuk berkolaborasi membangun sebuah kota yang nyaman untuk didiami namun tetap berorientasi terhadap budaya dan perkembangan seni. Puluhan instalasi seni karya Ernest Zacharevic ini bisa ditemui saat berkunjung ke George Town. Street art berujudl "Biker Boy" di Ah Quee Street di atas salah satu yang paling menarik perhatian saya dibanding karya Ernest yang lain. 


Inilah postcards kali ini dari George Town, Penang. 

0 komentar: