Daik Lingga

5/22/2012 02:23:00 AM Yunaidi Joepoet 4 Comments

Pagi hari di penginapan sederhana, saya bergegas bangun. Teman saya sudah bersiap untuk berangkat menuju pelabuhan Tanjung Buton di Daik Lingga, Kepulauan Riau. Jarak dari penginapan kami ke Pelabuhan Tanjung Buton sekitar dua puluh menit perjalanan dengan kendaraan. Tak banyak lalu lalang kendaraan saat pagi hari di jalanan Lingga.

Kapal melintasi perairan Lingga, melewati menara suar di dekat Pelabuhan Tanjung Buton, Lingga. Sementara matahari baru saja terbit di ufuk timur, geliat kehidupan mulai menggema di Lingga.

Pukul setengah enam kami tiba di Pelabuhan Tanjung Buton, beberapa tahun yang lalu dermaga pelabuhan ini masih berbahan kayu. Namun sekarang pelabuhan ini sudah megah di balut beton kuat jauh hingga ke tengah laut. Tepat di seberang pelabuhan, di atas bukit berdiri benteng yang dulunya dijadikan basis perlawanan rakyat Lingga terhadap penjajah.

Hari masih gelap, dari pintu pelabuhan saya berjalan ke ujung dermaga pelabuhan Tanjung Buton. Dua kapal cepat bersandar di tepian dermaga, kapal ini melayani transportasi masyarakat Lingga menuju Tanjung Pinang maupun sebaliknya. Saya mengangkangi tripod sebagai sandaran kamera, memulai mengambil beberapa gambar matahari terbit di Pelabuhan Tanjung Buton. Di Lingga, bisa di pastikan Tanjung Buton adalah tempat terbaik untuk menyaksikan matahari terbit.

Coba bayangkan, jika kamu mengambil foto tepat di tempat saya berdiri mengambil foto ini. Dibawah kaki saya, laut lingga menghempas pondasi dermaga sedangkan di belakang saya berdiri Gunung Daik Lingga yang bercabang tiga dahulunya (sekarang tinggal dua cabang, satu cabang lagi sudah patah). Sebelum pukul tujuh, puluhan pelajar dari Pulau Mepar menumpangi perahu pancung melewati laut menuju daratan Pulau Lingga dengan latar barisan Gunung Daik Lingga. Menyenangkan sekali di Lingga ! 

4 komentar:

  1. Great post & beautiful photo!

    anyway Happy birthday :)
    Still be the light for the people around you.
    I wish you always happy and healthy :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. thank you :)
      hope you still fine and happy in your life :)
      thank for birthday greeting :)

      Hapus
  2. waaaah ini kampung alm. bapakku
    tahun kemaren baru aku sempat menjenguk tanah Daik ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih Bang Attayaya sudah berkunjung.
      Pengen sekali lagi datang ke Daik :)
      masih banyak yang harus digali potensi Daik Lingga ini. Menakjubkan sekali :)

      Hapus