Mount Singgalang on Travelist Magazine

2/06/2012 12:24:00 AM Yunaidi Joepoet 2 Comments

Akhir tahun 2011, saya dengan 3 orang teman berjalan terseok-terseok menembus batas-batas vegetasi menuju ketinggian Gunung Singgalang. Hujan kabut menyambut kami di bibir Telaga Dewi, senja itu kabut menutupi hampir seluruh permukaan telaga. Kami tidak bisa melihat permukaan telaga dengan jelas, hanya samar-samar kemudian menghilang ditelan kabut. Malam hari pun berjalan lambat, mengungkung kami di balik mitos Sibunian. Makluk halus penculik manusia. Kami pun hanya mengurung diri di balik tenda parasut yang bergoyang keras diterpa badai. Berharap pagi segera tiba.

Tulisan tentang pendakian Gunung Singgalang ini, menjadi laporan utama di Majalah Travelist. Sebuah majalah yang dikhususkan bagi pecinta, penikmat dan pelaku traveling di Indonesia. Saya berkesempatan menjadi kontributor dalam edisi ke 4 yang memang mengusung tema "Traveling Through Folktales". Silahkan unduh majalah elektronik ini secara gratis di Travelist.










2 komentar:

  1. Woww... luar biasa membaca momen perjalannannya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih mas sudah berkunjung :)
      salam, yudi.

      Hapus