Indonesia Underwater Paradise : Surga Bawah Laut Indonesia

11/16/2010 12:48:00 AM Yunaidi Joepoet 2 Comments

Indonesia, sejuta pesona keindahan bawah laut yang tidak akan pernah habis untuk diselami. Terbentang dari 95" BT di barat Indonesia hingga 141" BT di timur melewati garis khatulistiwa membelah garis tengah bumi, sepanjang itu juga jutaan slide-slide film nyata keindahan bawah laut diputar mengikuti gerak arus dari belahan bumi barat yang mencumbu arus laut belahan bumi timur. Bawah laut Indonesia menjadi salah satu surga bawah laut yang sangat indah di planet ini. Bagaimana tidak, keindahan bawah laut ini terdiri dari terumbu karang seluas 284,300 km2 dan menjadikan Indonesia tempat hidupnya 18% terumbu karang yang ada di bumi. Selain kaya akan terumbu karang, Indonesia juga memiliki 2500 jenis ikan yang sangat indah, sekitar 590 jenis karang batu, lebih 2500 jenis Moluska, dan 1500 jenis udang-udangan. Lebih dari itu beberapa ikan yang masuk dalam rekor Internasional pun ada di Indonesia, ya ikan Paedocypris progeneticaini ditasbihkan sebagai ikan terkecil di Dunia. Mereka tumbuh dan hidup di eloknya dunia air Pulau Sumatera. Ikan purba coelacanth yang dikatakan sudah punah sejak 67 juta tahun yang lalu ternyata masih "lari-larian" di laut Sulawesi. Indonesia sungguh menakjubkan !

Seorang penyelam melewati dinding terumbu karang yang ada di Pulau Menjangan - Bali.

Menikmati keindahan bawah laut Indonesia bisa dilakukan dengan cara Diving dan Snorkling dibeberapa titik penyelaman yang memang memiliki daya tarik untuk melakukan kedua kegiatan diving dan snorkling. Tersebar di berbagai provinsi di Indonesia, mulai dari keindahan bawah laut Pulau Weh di Nangroe Aceh Darussalam. Meluncur ke selatan tepatnya di Kabupaten Mentawai  di Provinsi Sumatera Barat menawarkan ombaknya yang menggulung tinggi dengan taman bawah laut yang tidak kalah ganas kecantikannya. Kepulauan Seribu di utara Jakarta, menawarkan pesona-pesona dari dasar laut nan amboy. Karimun Jawa pun begitu, dunia bawah lautnya sangat strategis untuk melakukan kegiatan diving dan snorkling. Bali juga memiliki beberapa titik untuk scuba diving seperti Nusa Lembongan, Tulamben dan Pulau Menjangan. Bergerak ke arah timur kearah Lombok, terdapat juga area indah menikmati habitat bawah laut seperti di Gili Air, Gili Trawangan dan Gili Meno. Di Nusa Tenggara Timur, para pecinta scuba diving bisa melakukanya di Pulau Komodo. Ada juga Bunaken yang berada di Teluk Manado dengan luas 8,08 km², terletak di utara pulau Sulawesi. Akhir-akhir ini ada sebuah tempat yang sedang naik daun untuk dikunjungi, sebuah gugusan pulau yang dinamakan dengan Raja Ampat atau 'Empat Raja' adalah nama yang diberikan untuk pulau-pulau ini dan berasal dari mitos lokal. Empat pulau utama di sini adalah Waigeo, Misool (penghasil lukisan batu kuno), Salawati, dan Batanta. Dan masih banyak lagi tempat-tempat untuk melakukan aktifitas scuba diving dan snorkeling di Indonesia. Jika sudah demikian masihkah kita malu untuk menikmati Indonesia yang saban hari memang sudah terlampau indah, menyedihkan sekali jika kita tidak cinta dengan Indonesia yang kaya seperti surga ini.


Menikmati Kepingan Surga di Pulau Menjangan

Puas mengulas tentang keindahan bawah laut Indonesia. Kini saatnya saya menceritakan tentang pengalaman Scuba Diving di Pulau Menjangan - Bali . Menjangan secara harfiah berarti rusa, ya Pulau Menjangan atau Pulau Rusa dikatakan demikian karena pulau ini hanya dihuni oleh rusa-rusa (menjangan) yang jumlahnya mencapai ratusan. Saat siang datang para rusa ini turun menuju tepian laut mencicipi air untuk melepas dahaga setelah seharin menjadi liar di atas pulau yang tak berpenghuni tersebut. Pulau Menjangan sendiri masuk kedalam kawasan konservasi Taman Nasional Bali Barat.

Pulau Menjangan pertama kalinya saya ketahui saat saya mencari informasi tempat wisata yang menarik di Pulau Bali. Seperti diketahui bahwa Pulau Bali atau dijuluki Pulau Dewata menjadi salah salah satu tujuan menarik para wisatawan baik dari dalam maupun dari luar negeri. Pelbagai hal pun bisa didapati dan dirasakan para wisatawan selama berada di Pulau Dewata ini. Mulai dari wisata budaya, wisata alam, wisata belanja, mendaki puncak-puncak gunung, merasakan damainya pagi di Ubud, snorkeling hingga menyelam  (diving) melewati terumbu-terumbu karang dan menari bersama ribuan ikan-ikan.

Dunia bawah laut Pulau Menjangan

Salah satu tempat penyelaman terbaik di Bali adalah Pulau Menjangan. Memiliki  terumbu karang dan jenis ikan yang beraneka ragam, laut nya yang jernih untuk melakukan kegiatan scuba diving ataupun snorkling. Itu pulalah yang membuat saya begitu yakin bahwa Pulau Menjangan harus saya kunjungi untuk melakukan penyelaman.

Jika datang dari Denpasar, para wisatawan bisa menuju Pulau Menjangan dari tiga jalan. Jalan pertama melewati rute Denpasar – Gilimanuk – Labuhan Lalang. Wisatawan tinggal menyusuri jalan raya yang menghubungkan Gilimanuk dengan Denpasar. Diperlukan waktu sekitar  tiga jam dari Denpasar dengan mobil. Jalur ini relatif paling banyak dipakai karena kondisi jalannya paling bagus. Kelemahannya jalur ini relatif padat di beberapa titik karena jalur ini jalan utama yang menghubungkan Bali dengan Jawa. 

Jalur kedua melalui Singaraja, yaitu Denpasar – Bedugul – Singaraja – Labuhan Lalang. Jalur ini lebih lama, sekitar tiga jam lebih dan medannya relatif berat karena melewati Bedugul. Jalur lain adalah Denpasar - Pupuan – Seririt – Labuhan Lalang. Jalan menuju ke Pulau Menjangan melalui jalur ini tergolong paling cepat karena seperti “memotong” jalan tengah Pulau Bali. Selain itu melewati jalur ini, para wisatawan akan disuguhi pemandangan pegunungan yang sangat indah.

Untuk penginapan sebaiknya wisatawan menginap di sekitar Pulau Menjangan, hal ini untuk memudahkan para wisatawan untuk melakukan diving ataupun snorkeling esok harinya ke  Pulau Menjangan. Namun jika wisatawan ingin lebih berhemat dalam hal penginapan, para wisatawan bisa menginap di Gilimanuk yang berjarak sekitar 15 menit ke Pulau Menjangan. Tarif penginapan permalam ada yang dibawah Rp 100.000. Penginapan lain ada di Pemuteran yang hanya perlu waktu sekitar 15 menit dari Labuhan Lalang tempat penyeberangan menuju Pulau Menjangan. Namun ada juga yang menginap di Lovina, yang berjarak tempuh lebih kurang satu setangah jam menuju Pelabuhan Lalang. Untuk menyeberang menuju Pulau Menjangan pun bisa melewati Pelabuhan Lalang dan Pelabuhan Banyuwedang, tergantung wisatawan memilih pelabuhan mana.Yang perlu diingat, pelabuhan ini bukanlah pelabuhan besar seperti pelabuhan Gilimanuk ataupun Tanjung Priok. Pelabuhan Banyuwedang dan Pelabuhan Lalang ini hanya dermaga kecil dengan kapal-kapal kayu yang siap sedia mengantarkan para penyelam dan wisatawan yang akan snorkeling ke Pulau Menjangan.

Untuk dive operator penyelaman serta snorkeling rata-rata mematok tarif $75 - $100 / orang (sudah termasuk makan siang, peralatan diving, peralatan snorkling dan sewa kapal). Dive Operatornya pun bermacam-macam. Tergantung wisatawan menjatuhkan pilihanya kemana.

Pagi itu kami berangkat dari pelabuhan Banyuwedang menuju Pulau Menjangan. Kapal dari kayu tersebut bergerak perlahan-lahan menuju Pulau Menjangan. Diatas kapal tersebut ada beberapa orang lainya yang akan ikut menyelam menikmati keindahan bawah laut Pulau Menjangan. kami duduk didekat kemudi kapal, menikmati gemercik air laut yang memantul keras kearah wajah kami. Di depan ada beberapa orang lagi, 4 orang laki-laik . Tawa kami pecah mengikuti gelombang laut yang bercerai berai dibelah kapal. Suasana sungguh menyenangkan sekali. Kapal melaju terus menuju utara, ditengah perjalanan kami berpapasan dengan wisatawan lain yang ingin melakukan kegiatan serupa. Setelah beberapa saat kapal lepas tali di pelabuhan banyuwedang akhirnya dari kajauhan kami sudah bisa melihat Pulau Menjangan. Bathin kami bergelut riang, tersenyum-senyum sendiri melihat lukisan alam yang terpampang indah. Dibalik Pulau Menjangan itu, tersembur puncak gunung yang ada di Pulau Jawa. Persis seperti lukisan-lukisan yang kami lihat di galeri lukisan yang ada di Ubud.

Salah satu pemandangan yang dilihat dari Pulau Menjangan - Bali.
Setelah 45 menit mengarungi lautan, kamipun tiba di titik penyelaman pertama. Di titik penyelaman pertama ini airnya sangat jernih, pasir putih serta ikan-ikan kecil yang berenang saling kejar mengejar antara satu dengan yang lainya. Jarak pandang bawah air (visibilty) disini mencapai 25 meter. Ini sangat menggembirakan bisa melihat keindahan-keindahan bawah laut Pulau Menjangan secara jernih. Kami berenang mengikuti liukan-liukan vin, menari-nari dengan ribuan ikan lainya. Berbagai macam bentuk ikan dan warna-warni tubuhnya menjadi pemandangan nyata saat kami melakukan penyelaman. 

Kamipun bergerak semakin kebawah, menyusuri coral wall yang ditutupi terumbu beraneka warna. Warna-warni terumbu karang menghiasi dinding-dinding curam dasar laut Pulau Menjangan, semak-semak laut pun bergoyang tersapu arus-arus laut. Kami terus saja melewati coral wall yang ditutupi karang-karang berbentuk bunga kipas begitu menakjubkan. Dari balik karang tersebut terlihat juga beberapa ikan yang sangat cantik seperti Clownfish, Batfish, Angelfish.

Clown Fish
Setelah menyelam sekitar 30 menit, instuktur kamipun memberi aba-aba untuk kembali kepermukaan. Kamipun bergerak sesuai aba-aba menuju permukaan. Puas dan segar sekali rasanya bisa menyelam di Pulau Menjangan ini. Menikmati Coral Garden dengan soft coral dan hard coral yang mempercantik dunia bawah laut di Pulau Menjangan ini.

Menyelam di Pulau Menjangan menjadi salah satu cara untuk menikmati surga dunia, ini baru satu surga. Masih ada jutaan surga-surga bawah laut lagi yang tersebar di berbagai penjuru bumi pertiwi "Indonesia".

2 komentar:

  1. wow, saya juga pernah ke menjangan, diving disana tapi ga semahal itu syukurlah.. ternyata mas ini penjelajah sejati yaa dari ketinggian - daratan - sampai ke dalaman di jelajahi..

    saya selalu membaca tulisanmu loh hehe :)

    salam

    BalasHapus
  2. keren poet..!!
    nice photoblog. berselancar disini seakan berjalan keliling indonesia...
    two thumbs for u..

    BalasHapus